TRADISI DI ACEH SINGKIL PART 1 #BEDAPU
Menjadi penulis merupakan kebahagiaan tersendiri, dengan
menulis akan menghasilkan sebuah tulisan karya, dimana secara tidak langsung
akan mewakili suara yang nantinya bisa di baca oleh orang lain. KegiatanMonitoring
Penulisan Revitalisasi Tradisi di Aceh Singkil memiliki banyak sekali manfaat
yang dapat di ambil. Diantaranya adalah dapat menggali informasi keberagaman tradisi
adat istiadat di daerah Aceh Singkil, memahami istilah-istilah dalam kebiasaan
masyarakat di daerah Aceh Singkil, melihat seberapa banyak suatu tradisi ada
dan berkembang, dapat menyikapi perbedaan dan betapa indahnya perbedaan itu
tanpa harus menyalahkan dan membandingkan sesama tradisi.
Sekilas tentang daerah Aceh Singkil yang mana daerah ini di kenal
dengan keberagaman sukunya di bandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di
Provinsi Aceh. Keberagaman suku di daerah Aceh Singkil terdapat di sebelas
kecamatan di antaranya Kecamatan Singkil, Simpang Kanan, Suro Makmur, Singkil
Utara, Gunung Meriah, Danau Paris, Singkohor, Kuta Baharu, Kuala Baru, Pulau
Banyak dan Pulau Banyak Barat. Dan Terdiri dari 116 Desa atau Kampung, dari banyak
nya kecamatan dan desa terdapat keberagaman suku adat dan istiadatnya. Sebagai
contoh terdapat tradisi adat istiadat di Kecamatan Simpang Kanan seperti
tradisi Ketakhing (Bedapu), Kawin Gantung (Nikah Gantung), Tolak
Bala, Hari Mulud (Maulidan),shalat 40,mengakha'sunat, mengakha'mampule,
dan masih banyak lagi lainnya.
Untuk tradisi Ketakhing atau Bedapuadalah
melakukan aktifitas duduk berdekatan dengan tungku yang biasa di gunakan untuk
menanak nasi atau masak dari bahan batu atau batu bata setelah melahirkan
dengan masa tertentu. Sedangkan si bayi dibedong akan di tempatkan di atas
tempat yang dinamakan Dalong yang di lapisi dengan 7 lembar kain untuk bayi laki-laki dan 6 lembar kain untk perempuan selama beberapa hari. Sedangkan untuk ibu yang melahirkan Biasanya waktu yang di gunakan dalam
Ketakhing selama empat puluh hari.Manfaat dari tradisi ini untuk
memberikan waktu beristirahat memulihkan kesehatan untuk Ibu yang baru
melahirkan. Tradisi ini dilakukan oleh suku Singkil dan pesisir yang ada di
kabupaten Aceh Singkil.
__Summa
Musi__
Aceh
Singkil, 30 Agustus 2019
Komentar
Posting Komentar