PSIKOLOGI DALAM AL QUR'AN



Al-Qur’an mempunyai pandangan yang khas mengenai manusia
lembaran-lembarannya memuat petunjuk Ilahi tentang penciptaan manusia dan
hakekat manusia baik tersurat ( jelas maknanya ) maupun tersirat ( perlu
penafsiran ). Manusia, salah satu dari sekian permasalahan yang di bahas dalam
al-Qur’an yang acap kali menjadi  bahan kajian yang sering dinilai secara
spekulatif, yang didasarkan  pada pandangan yang sangat subjektif dan tidak
disandarkan pada pegangan yang benar-benar bisa dipercaya.
1
Dengan mempelajari ayat-ayat al-Qur’an terutama ayat-ayat yang
berkaitan dengan riwayat nabi Adam  as.. Mengingat bahwa dalam keyakinan
Islam Nabi Adam as. adalah “Cikal Bakal” umat manusia yang diciptakan
                                               
1
 Abd. Rahman Shaleh, Muhbib, Abd.Wahab,  “Psikologi Suatu Pengantar Ilmu Perspektif
Islam”, Prenada Media, Jakarta,  2004, hlm. 49 17
langsung oleh Kuasa kehendak Allah, dengan demikian merupakan prototipe
manusia pada umumnya.
Manusia mengungguli makhluk-mahluk lain ciptaan Allah, kedudukannya
selaku khalifah Allah dimuka bumi melahirkan bentuk hubungan antara manusia,
alam dan hewan yang bersifat penguasaan, pengaturan dan penempatan oleh dan
untuk manusia, keunggulan manusia tersebut terletak dalam  wujud kejadiannya
sebagai makhluk yang diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya makhluk ( Ahsana
al-Taqwim ) baik dalam keindahan,  kesempurnaan bentuk tubuhnya, maupun
dalam kemampuan memaknainya, baik intelektual maupun spiritual
2
  
Di samping itu, ada unsur lain yang membuat dirinya dapat mengatasi
pengaruh dunia sekitar serta problem dirinya yaitu unsur jasmani dan rohani.
Kedua unsur ini sebenarnya sudah tampak pada berbagai makhluk lain yang
diberi nama  jiwa, atau  soul, anima dan  psyche. Tetapi pada kedua unsur itu
manusia dianugerahi nilai lebih, hingga  kualitasnya berada diatas kemampuan
yang dimiliki makhluk-makhluk lain. Dengan bekal istimewa ini, manusia mampu
menopang keselamatan, keamanan, kesejahteraan dan kualitas hidupnya selain itu
juga manusia merupakan makhluk berperadaban yang mampu membuat sejarah
generasinya.
3
  
Komponen jasmani manusia berasal dari tanah ( QS. al-Syajadah (32) : 7 )
dengan komponen rahani yang ditiupkan oleh Allah ( QS. al-Hijr (15) : 29 ).
Dengan demikian manusia merupakan satu kesatuan dari mekanisme biologis,
yang dapat dinyatakan berpusat pada jantung ( sebagai pusat kehidupan ) dan
mekanisme kejiwaan yang berpusat pada otak ( sebagai lambang berpikir, merasa
dan bersikap ).

 
Dari uraian di atas dapat dipertegas lagi menjadi konsep yang lebih jelas,
untuk mengungkapkan manusia, al Qur’an menggunakan kata-kata al-Basyar,

Komentar

Postingan Populer